Terapi dan Perawatan Ibu Hamil

Chiropractor

Seperti tertulis di web site www.globalchiro.net, pengobatan chiropractic mempunyai solusi alami untuk menghilangkan semua rasa sakit yang dialami wanita hamil; memberikan mereka keringanan ataupun menghindari mual, sakit kepala, sakit pada persendian (sakit pinggang, pegal pada pinggul) dan kaki yang membengkak. Sementara, tujuan pengobatan chiropractic pada ibu hamil adalah meningkatkan fungsi sistem saraf agar ibu dan bayi mendapat kesehatan yang maksimal, serta memberikan ketenteraman selama proses kelahiran.

Saran:

Saat memutuskan ikut terapi chiropractic, ibu hamil harus yakin bahwa terapi tersebut di bawah pengawasan seorang dokter. Dokter tersebutlah yang bertanggung jawab untuk menentukan bentuk terapi maupun berat ringannya terapi tersebut sehingga tidak menimbulkan cedera baik pada tulang, saraf dan otot, maupun kehamilan.


Terapi pijat


Penelitian Dr. Tiffany Field dari Fakultas Kedokteran Universitas Miami di Amerika Serikat, membuktikan pijat dapat menurunkan hormon penyebab stres dalam tubuh ibu hamil. Sentuhan itu sendiri, sangat penting bukan saja terhadap fisik, tetapi juga untuk emosi ibu hamil, manfaat pijat lainnya:


• Meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu penghantaran oksigen dan zat-zat makanan ke sel-sel tubuh ibu hamil dan janinnya. Ini berarti meningkatkan vitalitas dan mengurangi rasa lelah yang dialami ibu serta memberikan nutrisi yang lebih baik kepada janinnya.


• Mengurangi tekanan pada jantung karena sirkulasi darah lebih lancar berkat pijat.


• Membantu mengurangi asam laktat dan sisa metabolisme tubuh lainnya yang jika bertumpuk akan menyebabkan otot cepat lelah. Selain itu, otot-otot yang terasa tegang atau kaku akan lebih relaks sehingga membantu proses persalinan kelak.


• Membantu mengurangi banyak gangguan kehamilan, seperti sakit punggung, kaki pegal, sakit kepala, serta bengkak di pergelangan kaki dan sekitar jari.


• Menstimulasi sekresi (pengeluaran) produk kelenjar sehingga membantu menstabilisasikan kadar hormon dalam tubuh.


• Memulihkan depresi atau kekhawatiran yang disebabkan perubahan hormon pada ibu hamil.


• Membantu mengendurkan ketegangan saraf, sehingga membantu ibu hamil agar mudah tidur nyenyak.


Namun, mesti diingat tidak semua ibu hamil bisa mengikuti program pijat ini, seperti ibu dengan kehamilan bermasalah dan ibu yang usia kandungannya masih 1-5 bulan. Hal lainnya, pijat bagi ibu hamil tidak boleh dilakukan oleh sembarang pemijat, tetapi harus oleh terapis yang terlatih. Ini berkaitan dengan bagian-bagian tubuh tertentu pada ibu hamil yang bila dipijat akan menimbulkan kontraksi rahim lebih awal.


Saran:


Pemijatan memang dapat meningkatkan relaksasi dan melancarkan sistem sirkulasi darah. Namun, pemijatan di daerah rahim (perut) harus dihindari karena dapat menimbulkan rangsangan kontraksi, bahkan kadang-kadang nyeri. Cara pemijatan yang salah justru membuat ibu membutuhkan terapi lainnya untuk menghilangkan nyeri dan kontraksi.


Terapi musik


Musik dapat didefinsikan sebagai paduan rangsang suara yang membentuk getaran teratur yang dapat memberikan rangsang pada pengindraan, organ tubuh, dan juga emosi. Ini berarti, individu yang mendengarkan musik akan memberi respons, baik secara fisik maupun psikis, yang akan menggugah sistem tubuh, termasuk aktivitas kelenjar-kelenjar di dalamnya. Pada ibu hamil, aktivitas berbagai kelenjar di dalam tubuhnya akan memengaruhi perkembangan si jabang bayi.


Saran:


Oke saja karena tidak menimbulkan rangsangan secara fisik, juga akan menimbulkan suasana relaks jika musik yang diperdengarkan adalah musik yang tenang, lembut, dan menyejukan.


Terapi warna


Dalam bidang kedokteran, terapi warna digolongkan sebagai electromagnetic medicine atau pengobatan dengan gelombang elektromagnetik. Tubuh memiliki respons bawaan yang otomatis terhadap warna dan cahaya tanpa disadari serta telah terprogram secara genetik. Hal itu dapat terjadi karena pada dasarnya warna merupakan unsur dari cahaya dan cahaya adalah salah satu bentuk energi. Pemberian energi yang pas pada tubuh akan menimbulkan efek yang positif.

Energi yang diberikan kepada ibu hamil membantu pencapaian kondisi yang diinginkan. Contohnya, warna oranye memberikan kegembiraan atau keceriaan. Hijau merupakan warna alami yang merujuk pada kemurnian serta harmoni. Warna hijau dianggap penyembuh yang luar biasa karena digunakan untuk menyeimbangkan dan menstabilisasi energi tubuh. Juga merangsang proses berpikir dan belajar, selain menstimulasi pertumbuhan.


Saran:

Boleh diikuti, terlebih karena kegiatan ini tidak menimbulkan rangsangan fisik pada ibu hamil.


Aromaterapi


Aromaterapi untuk penyembuhan yang disebut medical aromatherapy (aromatologi) dilakukan dengan mengacu pada ilmu kesehatan. Untuk tujuan ini pula aromatologi menggunakan minyak esensial atau minyak asiri yang merupakan saripati tumbuh-tumbuhan. Terapi ini bisa dijalankan oleh ibu hamil sejak trimester awal untuk mengatasi permasalahan khas trimester awal, morning sickness.

Saran:

Oke saja, karena aromaterapi tidak menimbulkan rangsangan secara fisik, juga akan menimbulkan suasana relaks dan mengurangi stres. Namun harus diingat, biasanya ibu hamil muda sangat sensitif terhadap bau-bauan. Jadi pemilihan aroma harus bersifat individual dan jangan dipaksakan.


Terapi Spa


Spa untuk ibu hamil agak berbeda dari spa biasa. Tak heran jika tidak semua tempat spa mempunyai program ini. Perawatan spa memberikan kenyamanan dan relaksasi bagi ibu hamil, salah satunya footbath agar kaki ibu hamil bersih dan lepas dari ketegangan akibat menahan bobot tubuh yang bertambah.

Ada juga perawatan dengan warming-up atau menyelimuti tubuh ibu dengan selimut hangat untuk kemudian dipijat lembut. Jika semua otot sudah kendur maka dimulailah tahap pijatan dari punggung bagian atas hingga punggung bagian bawah lalu menuju leher dan bahu serta daerah tengah dada. Tujuannya untuk melapangkan napas. Selesai semua itu, tubuh ibu akan diseka dengan handuk hangat.

Saran:

Sebelum mengikuti program ini pastikan spa yang dikunjungi mempunyai terapis khusus untuk ibu hamil. Umumnya para terapis ini sudah mendapatkan pelatihan khusus dan dibekali wawasan tentang kondisi psikis ibu yang tengah mengandung. Yang perlu diperhatikan adalah keseimbangan elektrolit tubuh ibu hamil. Karenanya, hindari program spa yang menyebabkan keringat keluar berlebihan (sauna, misalnya) agar tubuh tak cepat kekurangan cairan dan mengalami gangguan keseimbangan elektrolit. Selain itu, suhu panas dapat meningkatkan produksi hormone prostaglandin yang dapat merangsang kontraksi rahim.


Hypnobirthing


Hypnobirthing merupakan salah satu teknik relaksasi untuk menyambut persalinan. Dilakukan dengan berbagai teknik relaksasi dan sugesti melalui usapan.

Saran:

Bagus jika diikuti ibu hamil karena menimbulkan suasana menyenangkan.


Aquarobic


Perinsipnya sama saja dengan senam hamil, hanya saja olahraga ini dilakukan di dalam air. Tujuannya untuk kebugaran, melatih pernapasan, dan melancarkan sirkulasi darah. Kelebihannya, gerakan di air bebas dari tekanan pada persendian, sehingga sangat aman. Ibu dapat segera merasakan manfaatnya.

Saran:

Olahraga air memang baik, tetapi harus ditunjang dengan kondisi air yang baik dan kondisi hamil yang baik pula. Air yang tercemar dikhawatirkan malah akan menimbulkan infeksi pada kandungan.


KEAMANAN PERAWATAN DI SALON


* Pedikur

Mulai di trimester 2 perut sudah semakin buncit dan pastilah ibu kesulitan melakukan perawatan kaki sendiri. Dua minggu sekali, ada baiknya lakukan perawatan pedikur di salon. Jika dilakukan sejak trimester pertama, hindari produk kosmetik kuku yang mengandung bahan kimia toluene seperti pada kuteks atau aseton yang sering dipakai untuk menghapus cat kuku.

Saran:

Menjaga kebersihan tubuh bagi ibu hamil memang penting untuk menurunkan risiko terkena infeksi. Namun perlu diketahui, perawatan pedikur (juga menikur) yang dilakukan dengan kurang hati-hati justru akan melukai daerah kuku. Bila alat milik salon yang digunakan dalam keadaan tidak steril (dipakai juga oleh pengunjung lain), alat tersebut bisa saja menjadi media penular virus hepatitis B maupun HIV.

Jadi, alangkah baiknya jika ibu membawa sendiri peralatan menikur pedikur ke salon. Penelitian soal bahaya zat-zat kimia dalam obat perawatan kuku bagi janin belum dilakukan secara khusus, tetapi sebaiknya hindari saja.


* Perawatan wajah

Untuk perawatan wajah, khususnya facial, yang perlu diperhatikan adalah krim-krim yang dioleskan saat perawatan.

Saran:

Pastinya ibu hamil harus yakin jika isi dari kosmetik tersebut tidak mengandung logam berat, obat-obatan hormonal, antibiotik ataupun zat-zat kimia lain yang dapat membahayakan janin. Jadi alangkah baik kalau facial dilakukan d ibawah pengawasan dokter.


* Perawatan rambut

Merawat rambut dan menjaga kebersihannya tentu sudah menjadi kewajiban bagi ibu hamil. Untuk itu, keramasi rambut yang terasa kotor. Bagaimana dengan perawatan rambut di salon?

Saran:

Ibu hamil boleh melakukan berbagai macam perawatan rambut seperti creambath, hair spa, dan terapi ozon. Namun, sebaiknya hindari pemakaian zat kimia yang keras seperti dalam produk pewarna, pelurus, dan pengeriting/pengombak rambut. Memang ada cat rambut yang dikatakan aman karena terbuat dari bahan herbal, tetapi tidak sedikit juga yang mengkhawatirkan bahwa cat rambut herbal pun banyak mengandung zat kimia.
 
InformasI